Malaysia vs Indonesia "Ayo berkarya bersama"

Posted by







_____________________________________________________________________________

Baru saja membaca berita di sebuah halaman facebook bernama "Sudah Tahukah Anda?"
Berikut sedikit cuplikan beritanya:
Mohon dibaca dengan hati penuh kebijak sanaan, ya. "Kita sama: selalu belajar untuk menjadi lebih baik"


Sebuah percakapan
Rahasia Zionis Yahudi:

"Jika kamu ingin menghancurkan sebuah wilayah/bangsa, bagaimana kamu melakukanya?"

Jawabannya ada 2 cara,,,

"Cara pertama adalah kami datang mengebom daerah itu dan seterusnya, tapi itu tidak efisien. Dan cara yang paling tepat adalah (yang kedua) yaitu membuat mereka menghancurkan dirinya sendiri dengan memecah belah satu sama lain, lalu kami memberikan dukungan pada keduanya dan memiliki agen di kedua belah pihak yang memanas-manasi keduanya, sehingga mereka saling menghina, menyakiti, membunuh dan menghancurkan satu sama lain, ketika mereka berdua hancur maka kamilah pemenangnya."

Menoleh ke belakang, Malaysia - Indonesia pernah hampir membuat sebuah acara yang tidak menyenangkan buat anak-anak yang masih suka bermain, atau ibu yang selalu tersenyum menemani anaknya. Acara tidak menyenangkan tersebut adalah perang.

Yang menjadi sebab, yakni pengakuan atas sesuatu yang bukan haknya, yakni budaya, bahkan wilayah. Saya teringat kata-kata guru saya dulu, kata beliau "Jika seekor semut menggigit di leher atau di lengan, maka semut yang di bawah meja, bahkan yang sedang tidur di sarangnya pun akan di bunuh." Nah, apakah kita akan bersikap demikian juga kepada manusia?

Pencurian tidak boleh dibiarkan, karena itu adalah keburukan, kemudharatan, tetapi ... apakah harus diganti dengan keburukan yang lain??? Jika karena pencurian terus dihentikan dengan perang, dan perangnya tidak henti-henti. Apakah itu yang disebut menjadi lebih baik di hari esok???

Dalam hidup ini akan selalu ada masalah. Waktu kecil dulu, perut lapar saja itu sudah merupakan masalah besar bagi kita, karena kita belum bisa memasak, bahkan mengambil dengan tangan pun belum bisa, ketika masih bayi dulu. Hanya saja bedanya, karena semakin dewasa kita maka masalah yang dulu sudah bukan masalah lagi sekarang dan sesuatu yang akan kita temui esok mungkin saja menjadi masalah baru. Terus begitu. Kehidupan ini dinamis, hanya benda mati yang tidak punya masalah. Tetapi, selalu ada solusi menyertai suatu masalah.

Ketika kecil kita mengatasi masalah dengan menangis sehingga ibu membantu kita menyelesaikannya. Nah, sekarang, setelah dewasa, setelah berilmu... agak lucu kalau menangis, ya, mungkin dengan berteriak-teriak kepada orang-orang besar yang di atas kita. Kalau mereka yang diteriakin berjiwa seperti ibu kita waktu kecil, teriakan kita akan segera didengar. Tetapi, apa tidak lebih baik kalau kita saja yang menjadi di atas, karena kita sudah berilmu? Ayo berkarya bersama menjadikan hari esok lebih baik.

I think that's all. May it be useful.


_____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________

The Real Education Updated at: 06:21

0 comments:

Post a Comment